Kajian web Usability jamtanganku.com_Customer

User tipe Customer, menurut Chak (2002), adalah user yang sudah pernah bertransaksi dan sudah beberapa kali bertransaksi. Ia adalah member yang memiliki hak akses tertentu atas website. Ia harus bisa mengetahui status dari pesanan yang sudah pernah dipesannya. User tipe ini tentu saja termasuk Transactor, tapi sudah cukup “berpengalaman” dalam melakukan belanja di website itu.
Pada website jamtanganku.com tidak ada fasilitas untuk register menjadi pelanggan. Hal ini sangat merugikan bagi situs itu sendiri. Bahkan jika seorang user sudah pernah berbelanja pun saat dia akan berbelanja kembali dia harus mengisi kembali formulir belanja yang berisi biodata diri, padahal hal ini seharusnya tidak perlu lagi dilakukan oleh user karna cukup menyusahkan user.
Pada halaman detail order terdapat form login, akan tetapi hanya unruk melihat detail order saja. Bukan login untuk masuk sebagai member atau pelanggan. Username dan password diperoleh dari email yang dikirimkan.

Kajian web Usability jamtanganku.com_Transactor

User dengan tipe Transactor, menurut Chak (2002), adalah user yang memang sudah siap untuk melakukan transaksi, atau dengan kata lain sudah siap untuk membeli produk yang ditawarkan di suatu website. Ia ingin transaksinya berjalan dengan mudah, cepat, dan aman. User tipe ini tentu saja sudah melakukan browsing dan evaluasi terhadap produk-produk yang ditawarkan. Mungkin saja ia memang berniat membeli dari awal, atau hendak melanjutkan transaksi yang sempat tertunda sebelumnya. User tipe ini yang seharusnya “dipertahankan”, karena merekalah konsumen yang potensial. Bila mereka lari dari website kita, maka gagal pula bisnis yang dijalankan.

Pada jamtanganku.com untuk melakukan pembelian bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu melalui list gambar produk pada halaman dan saat melihat detail produk. Jika ingin belanja lebih dari satu produk, maka setelah pengguna memasukkan barang kedalam daftar belanja, dia harus melmilih “kembali berbelanja”. Jika pembeli ingin membeli sejumlah barang dari satu jenis barang, pembeli cukup memasukkan jumlah barang ke dalam teks box yang ada di sebelah Button “Beli”.

Untuk melihat detail produk pengguna harus memilih nama atau type jam bukan memilih gambar, karana jika gambar yang dipilih maka yang muncul hnya gambar jam yang diperbesar. Yang disayang kan dari ddetail jam adalah gambar yang ditampilkan sama dengan gambar yang ada di list, hanya saja tampil lebih besar. Akan lebih membantu pengguna untuk melihat detail produk dan membantu pengguna untuk memutuskan membeli produk serta meyakinkan pengguna akan kualitas jam jika visualisasi yang ditampilkan tidak hnya dalam satu gambar. Misalnya saja ditampilkan gambar jam dari muka, belakang, dalam bentuk utuh, ukuran jamnya (panjang/lebar/diameternya).

jika pelanggan sudah selaesai memilih barang yang akan dibeli, maka akan muncul halaman yang berisi daftar barang belanjaan, total harganya dan langkah selanjutnya yang akan dilkakukan untuk membeli barang.

setelah memilih selesai belanja, penggunga harus mengisi formulir belanja dengan lengkap. baru setelah itu mendapatkan pemberitahuan bahwa proses pembayaran dan pengiriman dikirimkan ke email. dan dapat melihat detail pembelian di halaman “detail Order”

Kajian web Usability jamtanganku.com_Evaluator

User dengan tipe Evaluator, menurut Chak (2002), adalah user yang sudah memiliki informasi dasar mengenai suatu website dan ingin melihat lebih detail. Ia sudah melakukan beberapa eksplorasi untuk membantunya mengambil keputusan. Ia memiliki beberapa kriteria dan ingin melihat detail dari suatu produk yang ditawarkan di website itu. User tipe ini satu tingkat lebih tinggi dari tipe Browser

Pada jamtanganku.com pada bagian konten utama menampilkan gambar jam tangan yang hanya berdasarkan best seller saja beserta merk dan tipenya, harga jam, stock yang tersedia, dan button Beli. Button “Beli” berfungsi untuk menambahkan barang kedalam shopping chart yang akan ditampilkan ditampilkan pada bagian kiri atas, informasi ini meemuat total harga belanjaan dan jumlah barang yang sudah ada dlam shopping chart. Namun informasi stock tidak memiliki keterangan apa-apa, hanya sebuah box yang berisikan angka. Produk yang ditampilkan secara terdaftar kebawah sebanyak 16 line gambar, kemudian halaman berikutnya dapat diakses dengan paging yang diberikan. Uniknya pada situs ini terdapat fitur untuk menuju halaman yang user inginkan dengan memasukkan input halam pada teks box yang tersedia.

Pengkategorian dalam situs ini berada di sidebar sebelah kiri. Akan tetapi penempatannya terlalu panjang kebawah dan spasi antar linenya terlalu lebar. Kategorinya pun hanya berdasarkan merk barang. Padahal sebagai user yang sudah tahu bahwa situs ini menjual jam tangan, maka ada kemungkinan dia untuk berbelanja. Jika kategori hanya berdasarkan merk saja, hal ini kurang membantu pengguna. Kebanyakan pengguna akan meencari barang sesuai criteria. Misalnya mencari jam tangan untuk laki-laki dengan harga dibawah Rp. 500.000. sehingga akan lebih baik jika kategori produk didasarkan kepada harga, pemakai jam (laki-laki/perempuan/anak-anak), style jam (sport/fashion/casual dll), merk dan kategori lain yang memungkinkan untuk memudahkan pengguna.
Tidak adanya review atau rating pada produk, hal ini cukup menyulitkan user untuk memilih produk mana yang akan dipilihnya. Selain itu, tidak disediakan juga layanan untuk membandingkan produk, sehingga sulit mengetahui keunggulan atau kekurangan suatu produk dengan produk lainnya. Ditambah lagi, seperti telah disebutkan sebelumnya dari sisi Browser, bahwa fasilitas pencarian produk nya kurang efisien. pada box search tidak ada hal yang menjelaskan pencariannya berdasarkan apa. Akan lebih baik jika fasilitas pencarian didasarkan pada kategori.

Kajian web Usability jamtanganku.com_Browser

User dengan tipe Browser, menurut Chak (2002), adalah orang yang baru pertama kali mengunjungi suatu website. Ia belum memiliki pengetahuan apapun tentang website tersebut. Ia membutuhkan bantuan untuk mengetahui “Dari mana saya harus memulai“. Website yang baik adalah website yang mampu mengatasi masalah tipe user ini, yang dapat membimbing user baru dalam menjelajah.

Pada situs jamtanganku.com, dengan melihat header yang terdapat gambar jam tangan dan teks yang menyatakan “pusat penjualan jam tangan merk terkenal” sangat mudah bagi pengunjung pertama untuk mengetahui bahwa situs ini merupakan situs yang berjualan jam tangan. Untuk mempermudah pengunjung baru, pada jamtanganku.com terdapat halaman “Cara Order” yang berisi panduan dan langkah-langkah untuk membeli jam tangan. Selain itu ada halaman “Alamat kami” yang berisi contact yang bisa dihubungi oleh pengguna, baik secara online dengan email atau alamatnya, nomor telepon, nomor handphone dan bantuan chat online. Bantuan chat online ini sebenarnya berupa status chat Yahoo! Messenger dari pemilik website.

Akan tetapi, pada situs ini tidak mencantumkan syarat dan ketentuan berlaku bagi pengunjung jika bertrasaksi, sehingga bisa dibilang situs ini tidak memiliki aturan yang jelas dalam menjalankan bisnisnya. Dan hal ini sangat tidak membantu bagi pengunjung pertama, karena pengunjung yang baru pertama kali masuk akan tidak percaya kepada situs ini dan menghambat mereka untuk melakukan transakasi di situs ini serta membuat mereka menjadi susah untuk mengenal situs ini.
Ada lagi hal yang cukup merugikan bagi situs itu sendiri, yaitu tidak adanya fitur untuk mendaftar menjadi anggota atau berlangganan dengan situs tersebut tidak ada. Padahal hal ini jika tetap diberikan akan sangat membantu situs dalam memperbanyak pelanggannya.

Akan tetapi ada kesalahan yang cukup fatal, yaitu pada fitur pencarian. Penempatan fitur ini berada jauh dihalaman bawah. Sehingga tidak akan terlihat jika user tidak melakukan scrooling yang cukup jauh kebagian baawah halaman. Penempatan seperti itu sangat susah untuk diakses oleh user yang baru pertama kali berkunjung. Seharusnya fitur pencarian diletakkan pada posisi yang mudah untuk ditemukan oleh pengunjung, karena fitur pencarian adalah fitur yang sangat membantu pengunjung baru dalam mencapai tujuanya.

Kajian web Usability jamtanganku.com_view

Sebelum membahas lebih jauh, mari kita lihat seperti apa sih jamtanganku.com… terutama penampilan luarnya yang tentunya sangat mudah dilihat, sangat sering dilihat, dan merupakan salah satu hal yang menjadi pertimbangan sebuah situs layak atau tidak.

Jamtanganku.com menggunakan layout dua kolom, dengan konten utama terletak pada bagian kanan dan sidebar pada bagian kiri. Pada bagian atas terdapat header. Situs ini tidak memiliki logo. Headernya berisi nama situs, call center dan gambar-gambar produk yang ditawarkan pada situs ini. Terlalu banyak kontras yang ditampilkan pada headernya. Misalnya saja, ukuran font yang terdiri dari empat jenis, begitu juga dengan warna fontnya. Penempatan gambar cukup berantakan, sehingga cukup mengganggu pemandangan.

Pada sidebar terdapat kategori jam tangan, namun kategori nya terlalu panjang kebawah dan hanya berdasarkan merk jam tangan yang diurutkan berdasarkan abjad. Hal lain yang membuat tidak nyaman dan akan butuh waktu lama dalam mencapai tujuannya adalah penempatan search box yang jauh dibawah, penempatan yang kurang aksesibel bagi pengguna. Yang agak membingungkan dalam situs ini adalah tidak ada fungsi untuk memasukkan barang kekeranjang belanja dan untuk daftar ataupun login.

Pada konten utama terdapat gambar produk yang dijual, namanya dan harga produk tersebut, pada tiap produk langsung terdapat button Beli, hal ini membantu pengguna untuk mempercepat proses pembelian produk.

Kajian web Usability jamtanganku.com_Pendahuluan

Perkembangan jaman diikuti oleh perkembangan teknologi yang sangat pesat telah membawa perubahan yang signifikan dalam banyak hal, salah satunya dalam hal jual beli. Bidang jual beli menjadi makin menarik. Salah satunya dapat dilihat dari maraknya situs-situs e-commerce atau jual beli yang dilaksanakan melalui internet. Hal ini menyebabkan website merupakan suatu hal yang sangat penting dan menentukan kesuksesan dalam berbisnis.

Tulisan ini merupakan salah satu dari serangkaian tulisan yang akan mengkaji mengenai usability dari sebuah situs e-commerce, sebagai tugas akhir mata kuliah Interaksi Manusia dan Komputer. Situs e-commerce merupakan website yang digunakan dalam proses belanja dan transaksi secara online. Website yang menjadi topik bahasan adalah web jamtanganku.com. jamtanganku.com adalah website yang menyediakan layanan jual beli online untuk jam tangan. Baik jam tangan untuk laki-laki maupun perempuan dari berbagai macam merk.

Kajian usability website ini difokuskan pada empat kategori user website bisnis seperti yang dikemukakan Andrew Chak (2002) dalam bukunya “Submit Now: Designing Persuasive Web Sites“. Menurut Chak, user dari website yang berorientasi bisnis (seperti web e-commerce) dapat dibedakan menjadi empat tipe user, yaitu:

1. Browser, yaitu user yang baru pertama kali menjelajah web itu.
2. Evaluator, yaitu user yang sudah cukup mengenal web itu dan ingin melihat lebih detail mengenai produk.
3. Transactor, yaitu user yang hendak melakukan transaksi dan sudah siap membeli.
4. Customer, yaitu user yang sudah pernah bertransaksi dan ingin kembali bertransaksi.

Sedangkan Usability dapat diartikan secara singkat sebagai kemampuan user untuk belajar dan menggunakan sebuah produk untuk mencapai tujuan yang diharapkannya disertai dengan seberapa baiknya pengalaman yang diperoleh user saat produk tersebut digunakan.

review visualisasi informasi : podnapisi

Podnapisi(http://www.podnapisi.net/) adalah sebuah website penyedia subtitle dari berbagai macam film-film yang ada. Website ini menyediakan subtitle dalam berbagai macam bahasa. Namun yang paling banyak tersedia adalah subtitle dalam bahasa inggris.

Pada bagian bawah, terdapat beberapa tabel, ada tabel most download, top upload dan lainnya. Ini berfungsi untuk memudahkan pengguna untuk mengakses informasi yang didinginkannya.

Pada bagian paling bawah dari tampilan awal web ini, menampilkan grafik dalam bentuk grafik batang yang menyampaikan informasi mengenai data statistik jumlah pendownload setiap harinya. sehingga dengan tampilan grafik dalam bentuk seperti ini dapat membandingkan jumlah pendownload subtitle setiap harinya.


Jika ingin mendapatkan subtitle, kita dapat mencari melalui search box yang disediakan. keyword yang dimasukkan adalah judul film dari subtitle yang kita inginkan. Saat kita mengetikkan keyword dalam search box (subtitle film yang kita cari), maka akan muncul drop down yang berisi cover film dan judul film yang kira-kira berelasi dengan judul film yang kita ketikkan. Hal ini bertujuan agar pengguna yakin bahwa subtitle yang dia cari memang sesuai dengan yang dia inginkan. Di bawah searchbox terdapat pilihan bahasa subtitle yang kita inginkan. Defaultnya adalah Any language.



Hasil dari search subtitle yang kita lakukan akan ditampilkan dalam bentuk tabel yang menyediakan informasi yang terkait dengan subtitle film yang kita cari.Informassi yang ditampikan dalam tabel adalah judul film dan tahun releasenya, pengupload subtitle, tanggal upload, bahasa dari subtitle, rating dan lainya. Informasi bahasa pada tabel ditampilakn dalam bentuk gambar bendera dan jika kita menhoffer pointer ke gambar bendera tersebut akan dimunculkan informasi bendera tersebut berasal dari negara mana dengan kata lain bahasa dari subtitle tersebut..


Pada bagian kanan atas tabel terdapat button filter, ini berfungsi untuk memfilter bahasa dari subtitle yang kita inginkan. Jika kita memilih salah satu bahasa dan save filter, maka subtitle yang ditampilakan hanya dalam bahasa yang dipilih.
jika filter tidak dipilih maka daftar subtitle yang dimunculkan adalah semua subtitle yang ada dari semua bahasa.


jika ingin mendownload salah satu subtitle, maka tinggal klik judul film pada tabel subtitle yang kita inginkan. dan akan muncul halaman baru yang menuju ke link download. Halaman baru yang muncul akan menapilkan informasi detil subtitle yang akan kita download.

Interface Website yang Perlu Diperbaiki

Bagi Anda yang hobi mendowload film gratisan, tentu saja situs ini sudah taka sing lagi. Yups, ini lah dia thehack3r.com. alasan memilih web ini untuk di komentari karena saya sering mengakses situs ini. dan ini adalah hal yang saya rasakan sebagai pengguna situs ini. Jika Anda mengakses situs ini halaman pertama yang muncul adalah seperti ini.

film terbaru
Apakah menurut anda tampilan web ini menarik dan useable?
Mungkin bagi Anda yang baru pertama kali mengakses situs ini menganggap bahwa tampilannya menarik dan tidak ada yang salah dengan tampilan web ini. Tetapi bagaimana jika anda sudah sangat sering mengakses situs ini, atau mungkin anda berlangganan dengan situs ini. Apakah anda masih menganggap interface situs ini menarik?

Ada beberapa hal yang membuat situs ini seharusnya diperbaiki. Yang pertama, Anda pasti akan sebal melihat ikalan yang mondar-mandir. Selain mengganggu peglihatan mata terhadap content yang ada dihalaman web, iklan ini terlalu mendominasi halaman web. Jika anda menscroll kebawah ataupun keatas ikalan ini akan menyesuiakan untuk selalu terlihat oleh mata, selain itu setiap anda membuka page baru atau menu baru pada situs ini iklan tersebut akan muncul kembali walaupun sebelumnya anda sudah menutupnya. malahan iklan menutupi kontent yang ada di web tersebut.

Warna baground yang gelap dan memillki corak yang dipadukan dengan warna teks yang sangat mencolok cukup mudah membuat mata lelah untuk melihatya. Teks dengan warna yang cukup tajam dan ditampilkan dalam bentuk flash tentu sangat memberikan kesan penuh sesak dan tidak enak dipandang mata. Sebagai pengguna, tentu Anda akan tidak suka dengan perpaduan warna yang kontras dan membuat anda malas untuk melihatnya.
Selain itu, dengan begitu banyak perpaduan warna dan flash-flash yang ditampilkan tentu akan membuat ukuran web ini sangat besar. Dengan besarnya ukuran tampilan suatu website, tentu saja proses loading akan memakan watu yang lebih lama. Sedangkan pengguna akan sangat tidak suka menunggu. Pengguna lebih suka tampilan yang sederhana dan useable.

Mencuri password dan username facebook dengan keylogger

//

Apa itu keylogger? sebenarnya keylogger itu semacam software yang digunakan untuk memantau kegiatan keyboard komputer, setiap tombol yang di tekan oleh user maka semua record akan di simpan dengan keylogger.

Buat para orang tua biasa nya mereka memantau anak nya yang sedang browsing dengan cara memasang keylogger di komputer, jadi semua situs yang di “search” oleh si anak akan terekam oleh keylogger. sehingga semua situs yang berbau porno bisa langsung ketahuan oleh si orang tua.

Biasa nya keylogger akan di deteksi sebagai vrus oleh “antivirus”, karena memang keylogger bisa menjadi 2 mata pisau yang bisa MENGAMANKAN dan juga bisa MEMATIKAN.

Maksud nya mematikan adalah, keylogger bisa saja di gunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan hacking, banyak orang ingin mencoba melakukan hack pada situs social networking seperti facebook dan friendster.

Jadi tinggal di instal di komputer lalu orang yang menggunakan komputer tersebut akan terekam seluruh kegiatan nya termasuk kegiatan memasukkan “password dan username” facebook dan friendster.

bisa saja hal ini dilakukan oleh para pemilik warnet yang iseng dan tidak bertanggung jawab, atau bisa saja dilakukan oleh si pengguna komputer sebelum nya dengan cara mematikan fungsi antivirus nya terlebih dahulu lalu kemudian menginstall keylogger.

Nah, ada beberapa cara untuk menghindari cara pencurian “privacy” seperti ini:

1. Download disini

2. Simpan baik-baik aplikasi tersebut di flashdisk anda dan ketika anda ingin mengisi username dan password di facebook atau friendstersilahkan jalankan aplikasi tersebut, maka keylogger pun akan ter-enkripsi (teracak-acak) dalam menyimpan kegiatan keyboard kita. sehingga keylogger tidak akan bisa mencuri password dan username kita.

Untuk mendownload keylogger nya bisa di download di

http://rapidshare.com/files/191921436/Aio_Keyloggers_Pack.part1.rar atau di

http://rapidshare.com/files/191921441/Aio_Keyloggers_Pack.part2.rar

Peternkan Penyumbang emisi yang cukup besar

Tahukah Anda ternyata peternakan bertanggung jawab atas sedikitnya 51 persen dari pemanasan global.,???

bingung kan??? silakan di selidik disini..

Penulisnya, Dr. Robert Goodland, mantan penasihat utama bidang lingkungan untuk Bank Dunia, dan staf riset Bank Dunia Jeff Anhang, membuatnya berdasarkan “Bayangan Panjang Peternakan”, laporan yang diterbitkan pada tahun 2006 oleh Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO). Mereka menghitung bidang yang sebelumnya  dan memperbarui hal lainnya, termasuk siklus hidup emisi produksi ikan yang diternakkan, CO2 dari pernapasan hewan, dan koreksi perhitungan sebenarnya yang menghasilkan lebih dari dua kali lipat jumlah hewan ternak yang dilaporkan di planet ini.

Emisi metana dari hewan ternak juga berperan sebesar 72 kali lebih dalam menyerap panas di atmosfer daripada CO2. Hal ini mewakili kenaikan yang lebih akurat dari perhitungan asli FAO dengan potensi pemanasan sebesar 23 kali. Meskipun demikian, para peneliti itu memberitahu bahwa perkiraan mereka adalah minimal, dan karena itu total emisi 51 persen masih konservatif.

Dalam artikel tanya jawab di situs web vegclimatealliance.org, penulisnya menyimpulkan: “Sekarang dapat dipahami bahwa pengembangan dramatis sektor peternakan dalam dekade terakhir dapat mengancam umat manusia sehingga mungkin tidak ada cara untuk menangani risiko iklim dari industri pangan atau dunia secara luas selain dengan mengganti produk peternakan dengan alternatif yang lebih baik.”

http://vegclimatealliance.org/livestock-and-climate-change-qa
http://www.worldwatch.org/node/6294

Daging dan Pemanasan Global: Menyingkap Kebenaran untuk Menyelamatkan Planet

Institut Worldwatch, institusi lingkungan Amerika yang terkenal baru-baru ini mengajukan pertanyaan “Apakah emisi peternakan akan membunuh planet ini?” di sampul Majalah World Watch edisi November/Desember 2009.

Pensiunan Kepala Penasihat Lingkungan Kelompok Bank Dunia: Dr. Robert Goodland dan Petugas Penelitian dan Spesialis Lingkungan untuk Kelompok Divisi Internasional Perusahaan Keuangan: Jeff Anhang membahas pertanyaan ini dalam artikel mereka “Peternakan dan Perubahan Iklim.”

Jawabannya adalah tegas, “ya” ketika mereka menyimpulkan bahwa siklus dan rantai suplai produksi ternak menghasilkan sedikitnya 51% emisi gas rumah kaca global yang disebabkan manusia.

Sumber: Livestock and Climate Change
Pada tahun 2006, laporan dari Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) “Bayangan Panjang Peternakan (Livestock Long Shadow)” menyimpulkan bahwa industri ternak bertanggung jawab atas 18 persen emisi global. Angka ini bahkan lebih besar daripada emisi sektor transportasi di seluruh dunia yang hanya melepaskan 13 persen gas rumah kaca.

Dr Goodland dan Bpk. Anhang menghitungnya kembali berdasarkan penelitian FAO tersebut, mereka memperluasnya dengan memasukkan emisi yang mereka percaya tidak terhitung, perhitungannya lebih rendah, atau salah alokasi.

Kita akan mengupas naskah terkenal mereka dan mendengar pandangan beberapa ilmuwan dan ekonomi lingkungan terhadap emisi peternakan.

Bayangan Panjang Peternakan

Bayangan Panjang Peternakan menghitung emisi industri ternak dari ujung ke ujung mulai dari memproduksi pupuk, menanam tanaman pangan untuk hewan ternak sampai pemeliharaan, penjagalan, pengolahan, pendinginan, dan pengangkutan produk-produk hewani.

Laporan tersebut menemukan bahwa peternakan menghasilkan 9 persen karbon dioksida yang disebabkan manusia, 37 persen metana, dan 67 persen dari emisi dinitrogen oksida.

Studi ini juga menyatakan bahwa selama periode 100 tahun metana memiliki efek pemanasan 23 kali lebih besar daripada karbon dioksida, sedangkan dinitrogen oksida memiliki efek pemanasan 296 kali lebih besar daripada karbon dioksida.

ftp://ftp.fao.org/docrep/fao/010/a0701e/a0701e00.pdf hal. 23

Berdasarkan data tersebut, laporan itu membuat rekomendasi berikut: “Sub sektor peternakan merupakan salah satu kontributor signifikan teratas kedua atau ketiga pada masalah lingkungan yang paling serius dalam setiap skala, dari lokal sampai global. Temuan dari laporan itu menyarankan bahwa kita harus fokus terhadap kebijakan yang menangani masalah degradasi tanah, perubahan iklim,  pencemaran udara, kekurangan air, pencemaran air, dan hilangnya keanekaragaman hayati.”

ftp://ftp.fao.org/docrep/fao/010/a0701e/a0701e00.pdf hal 22

Dr Daniel Johansson, seorang ekonom lingkungan di Universitas Teknologi Chalmers Swedia percaya bahwa jika ternak menghasilkan 18 persen dari emisi global, ini merupakan bukti yang lebih dari cukup untuk mengurangi konsumsi daging.

Dr Johansson(L): Naskah FAO (Organisasi  Pangan dan Pertanian) itu sangat kuat. Benar-benar menunjukkan bahwa konsumsi daging memiliki dampak yang sangat besar terhadap perubahan iklim, dan dalam naskah FAO benar-benar ditunjukkan bahwa daging adalah aspek yang sangat penting dari masalah perubahan iklim, dan mengurangi konsumsi daging adalah aspek yang sangat penting untuk mengurangi perubahan iklim.

Emisi Peternakan yang Terlupakan

Secara total, Organisasi Pangan dan Pertanian memperkirakan bahwa peternakan setiap tahunnya bertanggung jawab atas berbagai emisi gas rumah kaca yang setara dengan 7,5 juta metrik ton CO2. Sedangkan, Dr Goodland dan Bpk. Anhang memperkirakan industri ternak menghasilkan berbagai emisi gas rumah kaca yang setara dengan 33 juta metrik ton CO2.

Dari angka ini, para penulis menyatakan bahwa 22 juta metrik ton, atau 34,5 persen dari emisi global berasal dari sumber emisi yang tidak dibahas dalam laporan FAO, terutama karbon dioksida dari respirasi ternak, emisi yang diciptakan saat pohon dan vegetasi dibabat demi peternakan hewan, termasuk perhitungan yang lebih rendah dari metana.

1. Sistem Pernapasan Ternak

Salah satu penyesuaian angka Organisasi Pangan dan Pertanian yang diteliti oleh Dr Goodland dan Bpk. Anhang adalah menambahkan CO2 dari sistem pernapasan ternak yang menyatakan bahwa sumber ini menyumbang emisi yang setara dengan 8,8 juta metrik ton CO2. Sebaliknya, laporan Bayangan Panjang Peternakan menyimpulkan bahwa pernapasan ternak bukan kontributor bersih untuk CO2 karena ia adalah bagian dari “perputaran sistem biologi.” Tetapi apakah ini asumsi yang akurat?

Dr Goodland dan Bpk. Anhang mengutip penelitian fisikawan Inggris Dr Alan Calverd mengenai perlunya menghitung respirasi ini. Dr Calverd, yang penemuannya muncul dalam artikel “Suatu Pendekatan Radikal terhadap Protokol Kyoto“ diterbitkan di Dunia Fisika tahun 2005 yang menghitung bahwa CO2 dari pernapasan ternak menyumbang 21 persen dari emisi CO2 yang disebabkan oleh manusia.

2. Penyalahgunaan Lahan

Bpk. Anhang dan Dr Calverd juga menjelaskan dalam artikel mereka bahwa untuk menyediakan lahan peternakan dan lahan untuk menanaman makanan ternak, manusia sudah menebang banyak hutan penyerap CO2. Luasnya lahan yang digunakan jauh melebihi perhitungan FAO, sementara itu pada saat yang sama peningkatan jumlah ternak di planet ini menuju jumlah yang tidak wajar hingga mencapai puluhan miliar.

Dr. Alan Calverd: Jika seluruh dunia dalam keadaan seimbang, maka  jumlah karbon yang dihasilkan oleh hewan secara kasar akan hampir sama dengan jumlah yang diserap oleh tanaman. Tapi  permasalahannya adalah manusia memberi dampak pada keseimbangan. Kita telah menghasilkan dis-ekuilibrium, dan bagian dari dis-ekuilibrium itu adalah kita memelihara terlalu banyak hewan ternak sehingga jumlahnya melebihi jumlah yang seharusnya ada di alam.

PEMBAWA ACARA: Meskipun Organisasi Pangan dan Pertanian PBB tidak memasukkan dampak dari perubahan fungsi lahan dalam perhitungan emisi ternak mereka, tapi laporan mereka menunjukkan bahwa pada tahun 1770-an sekitar lima persen tanah digunakan untuk penggembalaan, meningkat menjadi sekitar 27 persen pada tahun 2002.

Sebaliknya, jumlah lahan hutan menurun selama periode ini dengan persentase yang sama, dari sekitar 50 persen pada tahun 1770-an berkurang menjadi sekitar 30 persen pada tahun 2002.

Meskipun laporan FAO memasukkan emisi dari beberapa ternak karena perubahan penggunaan lahan seperti penebangan hutan hujan Amazon di Brasil, tapi laporan itu  tidak membahas emisi yang terkait dengan itu.

Dr Goodland dan Jeff Anhang percaya bahwa analisis FAO tidak memadai karena tidak menghitung penebangan hutan oleh manusia dan konversi lahan selama berabad-abad untuk pemeliharaan ternak. Misalnya mereka memperkirakan setidaknya 200 ton karbon dilepaskan ke atmosfer untuk setiap hektar hutan yang ditebang atau dibakar.

Jadi studi mereka menyimpulkan bahwa perubahan penggunaan lahan yang belum dimasukkan dalam perhitungan setidaknya menghasilkan emisi yang setara dengan 2,6 juta metrik ton CO2 per tahun.

Dibandingkan dengan peternakan hewan, pertanian vegan organik jauh lebih efisien untuk produksi pangan. Jadi perubahan seluruh dunia ke pola makan vegan organik akan membebaskan banyak lahan pertanian yang sekarang digunakan untuk peternakan. Setiap lahan yang tidak terpakai akan ditanam kembali dengan pohon-pohon atau dibiarkan untuk tumbuh liar kembali yang pada gilirannya vegetasi yang baru akan menyerap karbon dioksida dari atmosfer.

Perubahan Global ke Vegan Dapat Kurangi 80 Persen Biaya Mitigasi Iklim

Penelitian oleh Netherlands Environmental Assessment Agency “Manfaat Iklim dari Mengubah Pola Makan” mengevaluasi tiga skenario tentang berbagai pilihan pola makan global untuk menentukan penghematan biaya mitigasi pemanasan global pada tahun 2050.

Para ilmuwan di lembaga itu menyimpulkan jika populasi dunia mengadopsi pola makan nabati maka kita akan menghemat 80 persen biaya mitigasi perubahan iklim.

Mereka mencapai hasil ini dengan menghitung manfaat dari menghilangkan emisi peternakan dengan asumsi bahwa mereka menghasilkan 18 persen emisi gas rumah kaca di seluruh dunia, maupun jumlah CO2 dari pohon yang tebang.

Joop Oude Lohuis, manager Unit Iklim dan Keberlangsungan Global dari Lembaga Penilaian Lingkungan Belanda memberikan rincian lebih lanjut.

Doctor Joop: Kita mengansumsikan bahwa padang rumput yang tidak digunakan oleh ternak lagi dibiarkan ke keadaan alami mereka. Jadi bukan menggunakannya untuk tujuan lain seperti pertanian intensif, tetapi dibiarkan kembali ke keadaan alami mereka. Dan untuk alasan itu, beberapa bagian dari dunia ini akan tumbuh menjadi hutan dan menyimpan lebih banyak karbon.

Dengan begitu dapat dikatakan ada keuntungan ganda. Satu, ada ruang lebih untuk menanam makanan untuk seluruh dunia dan di sisi lain Anda memiliki lebih banyak tanah yang dapat digunakan untuk menyimpan CO2.

3. Jumlah Hewan Ternak di Bumi

Sekarang kita akan meninjau jumlah hewan ternak di atas Bumi. Sangat penting untuk menghitung jumlah hewan ternak di Bumi secara tepat untuk menghitung jumlah emisi peternakan sebagai penyebab dari 51% lebih emisi gas rumah kaca global yang disebabkan oleh manusia.

Dalam perhitungan mereka, penulis dari World Watch mengasumsikan jumlah yang lebih tinggi dari hewan ternak yang ada di Bumi daripada yang dilaporkan oleh Bayangan Panjang Peternakan.

Bayangan Panjang Peternakan memperkirakan ada 21,7 miliar hewan ternak di planet ini berdasarkan data tahun 2002. Sedangkan Dr. Goodland dan Bapak Anhang memakai perkiraan 50 miliar hewan ternak yang didukung oleh informasi dari berbagai organisasi non-pemerintah dan juga beberapa angka dari Organisasi Pangan dan Pertanian itu sendiri.

Untuk memperkirakan selisih ini, mereka menambahkan 10% dari perkiraan FAO. Dari kedua perbandingan itu, jumlah hewan ternak di atas planet jauh lebih banyak daripada populasi manusia: 6,7 miliar.

4. Potensi Pemanasan Global Gas Metana

Sang penulis menambahkan hampir 8% dari jumlah yang diperkirakan oleh FAO tentang emisi dari peternakan, dengan anggapan bahwa lebih cocok untuk meninjau dampak metana dalam periode waktu yang lebih singkat.

Laporan FAO menyelidiki pengaruh metana dan gas rumah kaca lainnya dalam periode waktu 100 tahun sehingga membuat efek dari CO2 menjadi lebih menonjol dan efek metana lebih berkurang. Dalam waktu 100 tahun, metana hanya 25 kali lebih panas daripada CO2 dalam kaitannya dengan potensi pemanasan global.

Secara kontras, artikel “Peternakan dan Perubahan Iklim” mengevaluasi pengaruh metana dalam periode waktu 20 tahun yang mempunyai efek pemanasan 72 kali lebih besar daripada CO2, dan dalam periode waktu 5 tahun metana 100 kali lebih panas daripada CO2.

Sekarang pertanyaannya adalah: Di antara CO2 dan Metana, manakah yang harus ditangani terlebih dahulu dan mengapa?

Planet ini memanas dengan sangat cepat, jadi cara terbaik untuk mendinginkan planet dengan seketika adalah dengan segera mengurangi produksi dari gas yang berusia lebih pendek.

Ilmuwan Panel Antarpemerintah Urusan Perubahan Iklim PBB Dr. Kirk Smith dari Universitas Kalifornia, Berkley, AS telah mengatakan bahwa bahkan jika dunia beralih ke ekonomi nol-karbon hari ini, akan tetapi planet ini akan tetap memanas hingga ke tingkat yang berbahaya. Selain itu, teknologi ramah lingkungan untuk menciptakan ekonomi nol-karbon saat ini masih sangat sedikit dan belum ada yang diterapkan secara luas.

Dalam presentasi beliau kepada Dewan Sumber Daya Udara AS dari negara bagian Kalifornia yang berjudul “Karbon pada Steroid, Kisah yang Tak Diungkapkan tentang Metana, Perubahan Iklim, dan Kesehatan”, Dr. Smith mengusulkan bahwa walaupun penanganan emisi karbon dioksida penting untuk jangka panjang, tetapi sangatlah penting untuk mengurangi emisi metana dengan segera.

Dr. Smith (L): Sekitar 25 tahun yang lalu, ketika laporan pertama IPCC diselesaikan, dan pertemuan pertama  diadakan di Rio pada KTT Bumi perubahan iklim, pada saat itu waktunya masih sangat jauh. Dan aktor terbesar dalam jangka panjang sudah tentu karbon dioksida.

Tetapi saat ini perubahan iklim semakin berefek kepada kita dan kita sudah melihat dampak utamanya, dampak lingkungannya, khususnya pencairan gletser, hilangnya es di kutub, dan seterusnya, jadi kita seharusnya menyadari bahwa keadaannya sudah darurat, dan kita harus berpikir tentang keadaan sekarang begitu juga keadaan jangka panjang.

Ilmu pengetahuan telah maju. Kita sekarang mengerti bahwa ada beberapa emisi yang masa hidupnya lebih singkat, emisi gas rumah kaca yang mempunyai efek terhadap iklim dalam jangka waktu yang lebih singkat.

Tentu saja kita harus mengurangi CO2 dalam jangka panjang tetapi jika kita ingin membuat suatu perbaikan terhadap iklim dalam 20 tahun berikutnya, maka cara untuk melakukan itu adalah menghentikan gas rumah kaca yang berusia lebih pendek, dan yang terpenting adalah metana.

Jadi, untuk 20 tahun mendatang, CO2 saat ini hanya menyumbang 40% dari total pemanasan, sedangkan 60% darinya berasal dari gas yang berusia lebih pendek, dan itu adalah metana.

PEMBAWA ACARA: Baru-baru ini, Dr. Shindell, salah satu ilmuwan NASA menyatakan bahwa panas yang dilepaskan oleh metana  20 – 40 persen lebih tinggi daripada yang diperkiraan sebelumnya. Dalam jangka waktu 20 tahun metana mempunyai potensi pemanasan 100 kali lebih besar daripada CO2 dan dalam periode 100 tahun metana memiliki potensi pemanasan global sebesar 33, dan bukannya 25.

CO2 yang Berinteraksi dengan Aerosol Menghasilkan Efek Pendinginan

Riset yang diterbitkan dalam Journal Science edisi Oktober 2009 menemukan bahwa metana bahkan memiliki potensi pemanasan global yang lebih besar dari yang dipikirkan sebelumnya karena CO2 dari bahan bakar fosil berinteraksi dengan aerosol atau partikel kecil di udara sehingga juga menghasilkan efek pendinginan.

Noam Mohr, Dosen Bidang Fisika di Universitas New York, AS menjelaskan proses ini:

Noam Mohr (L): Berdasarkan sejarah, semua sumber karbon dioksida juga mengeluarkan aerosol atau partikel kabut yang selama ini mendinginkan Bumi. Dan Dr. James Hansen yang dipandang sebagai pencetus teori pemanasan global menunjukkan bahwa dua jenis emisi ini kurang lebih saling menetralisir. Jadi pada kenyataannya, kita tidak begitu mengalami efek pemanasan karena karbon dioksida selama ini.

Jadi ketika kita membakar bahan bakar fosil, kita menghasilkan karbon dioksida yang memanaskan planet dan aerosol yang mendinginkan planet. Dan jika kita menghitungnya maka efeknya menjadi netto, menjadi sekitar nol; mereka secara kasar saling mengimpaskan. Jadi pemanasan yang terjadi sekarang kemungkin didominasi oleh sumber yang lain, terutama metana.

Kita memiliki krisis lingkungan saat ini dengan pengaruh yang kita lihat di seluruh penjuru dunia, dan jika kita ingin mengatasi pemanasan yang kita lihat saat ini, yang terbaik adalah membuat uang yang kita keluarkan menjadi bernilai untuk mengatasi gas lainnya terutama metana, dan sumber nomor satu metana adalah peternakan hewan.

PEMBAWA ACARA: Sebagai solusinya, penulis World Watch menyerukan agar orang-orang beralih ke daging tiruan dan susu nabati seperti kacang kedelai untuk membantu diri mereka beralih dengan cepat ke pola makan nabati. Peralihan itu bahkan akan meningkatkan lapangan kerja karena menanam tanaman ini tergolong padat karya.

Ahli Fisika Inggris Dr. Alan Calverd menunjukkan bahwa baru-baru ini banyak petani yang menerima subsidi dari pemerintah untuk beralih dari pemeliharaan ternak dan mendukung pertanian organik jika disubsidi oleh pemerintah mereka.

Dr Alan Calverd (L): Saya telah mengadakan diskusi singkat dengan beberapa petani melalui wawancara radio. Para petani di Inggris dan Eropa akan menanam apapun yang disubsidi pemerintah. Jika pemerintah menawarkan subsidi untuk menanam kacang kedelai dan bukannya sapi maka mereka akan menanam kacang kedelai.

PEMBAWA ACARA: Sebagai penutup, perlu dicatat bahwa para ahli perubahan iklim yang paling dihargai saat ini juga menggemakan seruan Robert Goodland dan Jeff Anhang agar pola makan di seluruh dunia segera diubah. Banyak yang menyatakannya secara terbuka bahwa semua orang harus beralih ke gaya hidup vegetarian untuk mengurangi pemanasan global.

Dr. Rajendra Pachauri, ketua dari Panel Antarpemerintah Urusan Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa Bangsa menyerukan agar orang-orang makan lebih sedikit daging.

Dr. James Hansen, Direktur Goddard Institut Studi Luar Angkasa NASA telah menyatakan bahwa beralih ke “lebih banyak diet vegetarian” adalah satu-satunya tindakan paling efektif yang dapat dilakukan oleh individu untuk membalikkan pemanasan global.

Mantan Wakil Presiden AS Al Gore mengakui dampak besar dari konsumsi daging terhadap pemanasan global dan berkata bahwa ia telah mengubah pola makannya dan menyarankan untuk lebih banyak mengonsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran.

Lord Nicholas Stern dari Inggris mengatakan bahwa ia mengurangi konsumsi daging, dan baru-baru ini menyerukan agar pola makan vegetarian menjadi bagian dari solusi perubahan iklim.

Lord Stern, mantan ketua ahli ekonomi di Bank Dunia, penasihat pemerintah Inggris dan ahli ekonomi perubahan iklim yang menonjol, telah menyatakan, “Daging telah membosokan air dan menciptakan banyak gas rumah kaca. Memberi tekanan luar biasa terhadap sumber daya dunia. Pola makan jauh  vegetarian lebih baik.

http://www.timesonline.co.uk/tol/news/environment/article6891362.ece

Pemimpin lingkungan lain yang menyoroti pentingnya pola makan vegetarian adalah Yvo de Boer, sekretaris eksekutif dari Konvensi Kerangka Kerja Urusan Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa Bangsa. Mengenai pemanasan global, ia telah berkata, “Solusi terbaik adalah jika kita semua menjadi vegetarian.”